About Us
Jakarta Experience Board

About

Sejarah

  • Berdasarkan SK Gubernur No.2161/2003 tanggal 2 Juli 2003 PT Jakarta Tourisindo dibentuk dalam rangka pendirian sub-holding company wisata dan perhotelan di lingkungan pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

  • Pada 2004, PT Jakarta Tourisindo didirikan berdasarkan Akta Notaris Yualita Widyadhari, S.H., No. 6 tanggal 17 September 2004. Berawal dari dilakukannya inbreng PD Wisata Niaga Jaya DKI Jakarta dan Yayasan Wisma Jaya Raya, menjadi dibentuknya Perseroan Terbatas sesuai Perda Provinsi DKI Jakarta No. 5 tahun 2004 tanggal 8 Juli 2004 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PD Wisata Niaga Jaya DKI Jakarta dan Yayasan Wisma Jaya Raya menjadi PT Jakarta Tourisindo dan Penyertaan Modal Pemerintah DKI Jakarta pada PT Jakarta Tourisindo.

  • Pada 2020, PT Jakarta Tourisindo bertransformasi dan mengusung brand baru yaitu Jakarta Experience Board sebagai identitas baru perusahaan. Terdapat tiga pilar yang menjadi bisnis utama perusahaan diantaranya perhotelan dan pariwisata, ekonomi kreatif dan beautifikasi kota. JXB berkomitmen untuk menjadi penyedia pariwisata terintegrasi melalui enam sub-brand, diantaranya JXSpace, JXLive, JXStay, JXPlore, JXTaste dan JXStore. Adapun tujuh hotel yang saat ini berada di bawah manajemen PT Jakarta Tourisindo adalah sebagai berikut:

About

Dasar serta Tugas & Fungsi

Dasar

Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Jakarta Tourisindo Menjadi Perseroan Terbatas Jakarta Tourisindo (Perseroan Daerah)

Lihat Peraturan Daerah

TUGAS & FUNGSI COMPANY / BUMD

Tugas Utama

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021, PT Jakarta Tourisindo (Perseroda) bertugas untuk:

01

Meningkatkan Pelayanan Profesional

Menyelenggarakan dan meningkatkan pelayanan secara profesional di bidang industri pariwisata.

02

Mendukung Pembangunan Daerah

Turut serta dalam melaksanakan pembangunan daerah serta mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bidang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

03

Pengembangan Ekosistem Pariwisata

Berperan aktif dalam mewujudkan Ekosistem Pariwisata yang terintegrasi dan berkelanjutan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

04

Optimalisasi Aset & Sumber Daya

Memanfaatkan serta mendayagunakan sumber daya dan aset yang dimiliki guna meningkatkan likuiditas, aktivitas, profitabilitas, serta daya saing perusahaan.

05

Peningkatan Pendapatan Daerah

Berkontribusi langsung dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi DKI Jakarta.

Fungsi & Kegiatan Usaha

Dalam menjalankan fungsinya sebagai BUMD sektor pariwisata, Perseroan melakukan kegiatan usaha yang mencakup:

Membangun, mengelola, dan mendayagunakan sarana serta prasarana dalam usaha perhotelan dan industri pariwisata lainnya.

Menyelenggarakan usaha-usaha di bidang properti yang terkait secara langsung dengan pengembangan sektor kepariwisataan.

Melaksanakan kegiatan usaha pendukung lainnya dalam rangka memperkuat ekosistem kepariwisataan dan ekonomi kreatif di DKI Jakarta.

  • Mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, swasta, kelompok masyarakat, maupun institusi nasional dan internasional.
  • Melakukan pembentukan anak perusahaan maupun kepemilikan saham pada perusahaan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

About

Pemegang Saham

Pemegang Saham

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Logo Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta

Perumda Pasar Jaya Logo Perumda Pasar Jaya

Perumda Pasar Jaya

Klik logo untuk mengunjungi website masing-masing pemegang saham

Pemegang Saham

About

Core Values

Nilai inti Perseroan yang harus menjadi landasan sikap dan perilaku seluruh karyawan adalah SMILE, yang merupakan singkatan dari: Solid Synergy, eMpathy, Integrity, Loyalty, dan Excellent.

Image placeholder

Solid Synergy:

Solid Synergy:
Membangun sebuah ekosistem bisnis pariwisata yang kokoh melalui kerja sama dan sinergi dengan semua pemangku kepentingan (pemegang saham, pelanggan, karyawan, korporasi, UMKM dan masyarakat) yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

eMpathy
Mampu menempatkan diri dan memahami kebutuhan semua Pemangku Kepentingan, menunjukkan kepedulian dan perhatian untuk memberikan solusi yang inovatif dan konstruktif untuk menciptakan pengalaman yang positif.

Integrity
Integritas artinya konsistensi antara pikiran, ucapan dan tindakan. Perusahaan dan segenap karyawan harus senantiasa konsisten dalam mempertahankan kebenaran, melalui tindakan-tindakan yang tepat dan bebas dari intervensi dan kepentingan pribadi/golongan, sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Loyalty
Loyalitas tercermin dari seberapa besar pikiran, perhatian, gagasan, serta dedikasi tercurah sepenuhnya (fokus) kepada Perseroan.

Excellence
Excellence artinya individu bertindak secara profesional yaitu memastikan bahwa proses kerja dan produk yang dihasilkan melampaui standar yang berlaku dalam industri pariwisata.

About

Logo

‘JXB’ adalah singkatan dari Jakarta Experience Board. Penggunaan akronim ‘JXB’ meninggalkan kesan yang ikonik dan modern sekaligus terdengar lebih singkat, jelas, dan mudah diingat.


Logogram berbentuk huruf ‘X’ merepresentasikan experience atau pengalaman yang bisa ditemukan di setiap sudut kota Jakarta.

3 Blok Warna mewakili 3 pemeran utama:
Jakarta: Kota Sejuta Mimpi
Experience: Jutaan pengalaman yang terbentuk di kotanya
Board: Lembaga yang selalu mengangkat ceritanya

Warna Biru Abang mewakili setiap kegiatan yang memeriahkan kota Jakarta, sebagai simbol rasa kekeluargaan dan kehangatan yang terajut di setiap perayaannya. Seperti namanya yang terinspirasi dari festival ikonik Abang None tiap tahunnya

Warna Kuning Gigi Balang mewakili warna kebudayaan dan tradisi lokal kota Jakarta. Warna yang khas menghiasi rumah adat Betawi ini juga sering ditemukan di berbagai fasilitas, tempat, dan objek yang tersebar di seluruh kota.

Warna Jingga Bis Kota adalah salah satu warna ikonis kota Jakarta yang terinspirasi dari warna transportasi bis kota. Jingga, terang, dan menggebu tanpa malu. Warna ini mewakili infrastruktur yang ada di setiap sudut kota, sebagai penghubung dan pembangun setiap pengalaman.